Cetak 1 RPP Terpilih

*Untuk mode Manual (Kuning), klik teks pada dokumen untuk mengedit sebelum di-print.

KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA
MAN 5 Banjar
jl. Lap. MTQ simpang pipih Aluh-aluh, kec. Aluh aluh besar kab.Banjar , Kalimantan Selatan 70655.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

KURIKULUM BERBASIS CINTA (KBC)

A. Spesifikasi
Satuan PendidikanMAN 5 Banjar
Mata PelajaranBahasa Indonesia
Kelas / FaseXII
Tahun Ajaran2026/2027
Alokasi Waktu3 jp x 45 menit
Topik PembelajaranMengungkapkan Kekaguman dalam Narasi Kearifan Lokal
B. Identifikasi
Dimensi Profil LulusanKeimanan dan Ketakwaan, Kewargaan, Penalaran Kritis, Kreativitas, Kolaborasi, Kemandirian, Kesehatan, Komunikasi
Topik Panca CintaCinta Allah dan Rasul-Nya, Cinta Ilmu, Cinta Lingkungan, Cinta Diri dan Sesama Manusia, Cinta Tanah Air
Materi Integrasi KBCMengungkapkan Kekaguman dalam Narasi Kearifan Lokal mengajarkan siswa untuk menghargai dan mencintai warisan budaya serta kearifan lokal yang ada di sekitar mereka. Dalam konteks ini, nilai Cinta Allah dan Rasul-Nya dapat dihubungkan dengan pengakuan akan ciptaan-Nya yang indah dan beragam. Cinta Ilmu mendorong siswa untuk memahami dan menggali lebih dalam tentang kearifan lokal yang mengandung hikmah. Cinta Lingkungan mengajak siswa untuk peduli terhadap lingkungan sekitar yang menjadi bagian dari kearifan lokal. Cinta Diri dan Sesama Manusia menumbuhkan rasa empati dan saling menghargai antar individu dalam masyarakat. Cinta Tanah Air mengingatkan siswa akan pentingnya menjaga dan melestarikan budaya serta nilai-nilai yang ada di negeri sendiri, sebagaimana diajarkan dalam Al-Qur'an dan Hadis yang menekankan pentingnya mencintai tanah air dan budaya lokal.
C. Desain Pembelajaran
Tujuan PembelajaranSiswa mampu mengungkapkan kekaguman terhadap kearifan lokal melalui narasi dengan menggunakan bahasa yang tepat dan penuh makna.
Model & Metode
Model: Cooperative Learning
D. Pengalaman Belajar
Kegiatan Awal
  • Memulai dengan diskusi tentang apa itu kearifan lokal dan mengapa penting untuk dipelajari. 2. Menciptakan suasana yang mendukung dengan membagikan beberapa contoh narasi kearifan lokal yang menginspirasi.
Kegiatan Inti
2. Mengaplikasikan
Fase 1: Pembentukan Kelompok
  • Siswa dibagi ke dalam kelompok kecil yang berisi 4-5 orang. 2. Setiap kelompok diberikan tugas untuk memilih satu kearifan lokal yang mereka ketahui atau tertarik untuk pelajari.
Fase 2: Diskusi dan Penelusuran
  • Setiap kelompok melakukan diskusi untuk menggali lebih dalam tentang kearifan lokal yang mereka pilih. 2. Siswa mencari informasi tambahan melalui buku, internet, atau wawancara dengan narasumber yang relevan.
Fase 3: Penyusunan Narasi
  • Setiap kelompok menyusun narasi tentang kearifan lokal yang telah mereka teliti. 2. Mendorong siswa untuk menggunakan bahasa yang indah dan menggambarkan kekaguman mereka terhadap kearifan tersebut.
Fase 4: Presentasi
  • Setiap kelompok mempresentasikan narasi mereka di depan kelas. 2. Siswa lain memberikan tanggapan dan masukan terhadap presentasi yang dilakukan.
3. Merefleksi
Fase 5: Refleksi
  • Mengadakan sesi refleksi di mana siswa mendiskusikan apa yang mereka pelajari dari proses ini. 2. Siswa menuliskan satu hal yang mereka kagumi dari kearifan lokal dan bagaimana hal tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan Penutup Menutup pelajaran dengan merangkum nilai-nilai yang terkandung dalam kearifan lokal dan pentingnya menjaga serta melestarikannya sebagai bagian dari identitas bangsa.
E. Asesmen Pembelajaran
Asesmen ProsesObservasi dan penilaian terhadap partisipasi siswa selama diskusi kelompok, presentasi narasi, dan refleksi.
Asesmen AkhirPenilaian terhadap kualitas narasi yang ditulis oleh siswa, termasuk penggunaan bahasa, kedalaman pemahaman tentang kearifan lokal, dan kemampuan untuk mengaitkan dengan nilai-nilai karakter.

Mengetahui,

Kepala Madrasah

[ Belum Disetujui Kamad ]

ARBAIN, S.Ag., M.Pd.I

NIP. 197411152007101001

Banjar, 28 July 2026

Guru Mata Pelajaran

Haini Alpiana. S.Pd

NIP. 199007172023212058