*Untuk mode Manual (Kuning), klik teks pada dokumen untuk mengedit sebelum di-print.
| A. Spesifikasi | |
|---|---|
| Satuan Pendidikan | MAN 5 Banjar |
| Mata Pelajaran | Fisika |
| Kelas / Fase | XII |
| Tahun Ajaran | 2026/2027 |
| Alokasi Waktu | 15 JP x 45 menit |
| Topik Pembelajaran | Listrik statis |
| B. Identifikasi | |
|---|---|
| Dimensi Profil Lulusan | Keimanan dan Ketakwaan, Penalaran Kritis, Kreativitas, Kolaborasi, Kemandirian |
| Topik Panca Cinta | Cinta Allah dan Rasul-Nya, Cinta Ilmu |
| Materi Integrasi KBC | Materi 'Listrik Statik' menjelaskan konsep muatan listrik, gaya Coulomb, dan aplikasi listrik statis dalam kehidupan sehari-hari. Dalam konteks 'Cinta Allah dan Rasul-Nya', siswa diajak untuk merenungkan bahwa segala sesuatu di alam memiliki hukum yang ditetapkan oleh Pencipta, termasuk fenomena listrik. Dengan 'Cinta Ilmu', siswa didorong untuk menghargai pengetahuan dan proses belajar yang membawa mereka lebih dekat kepada pemahaman akan ciptaan Tuhan. Misalnya, saat menggunakan listrik statis dalam eksperimen, siswa dapat melihat bagaimana hukum fisika berfungsi sebagai bagian dari desain yang lebih besar oleh Allah. |
| C. Desain Pembelajaran | |
|---|---|
| Tujuan Pembelajaran | Siswa mampu: 1. Menjelaskan konsep dasar listrik statis dan aplikasinya. 2. Menerapkan prinsip listrik statis dalam eksperimen sederhana. 3. Berkolaborasi dalam kelompok untuk memecahkan masalah yang berkaitan dengan listrik statis. |
| Model & Metode |
Model: Problem Based Learning (PBL)
|
| D. Pengalaman Belajar | |
|---|---|
| Kegiatan Awal |
|
| Kegiatan Inti |
1. Memahami
Identifikasi Masalah
Siswa dibagi dalam kelompok kecil dan diberikan skenario masalah terkait listrik statis, seperti 'Mengapa sisir plastik dapat menarik potongan kertas setelah disikat?'. Setiap kelompok mendiskusikan dan mencatat pertanyaan-pertanyaan yang muncul.
Pengumpulan Informasi
Setiap kelompok melakukan riset menggunakan buku teks dan sumber online untuk mencari informasi tentang muatan listrik dan gaya Coulomb. Siswa diminta untuk mencatat informasi penting yang dapat membantu mereka memahami fenomena listrik statis.
2. Mengaplikasikan
Eksperimen Praktis
Kelompok melakukan eksperimen sederhana dengan menggunakan sisir, kertas, dan benda-benda lain untuk mengamati efek listrik statis. Siswa mencatat pengamatan dan hasil eksperimen mereka.
3. Merefleksi
Analisis dan Diskusi
Setelah eksperimen, setiap kelompok mendiskusikan hasil yang diperoleh dan menganalisis mengapa fenomena tersebut terjadi berdasarkan hukum fisika. Siswa harus menyiapkan presentasi singkat untuk memaparkan hasil analisis mereka.
Refleksi
Siswa melakukan refleksi individu tentang apa yang telah dipelajari dan bagaimana konsep listrik statis bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Siswa juga diminta untuk menulis satu paragraf tentang bagaimana ilmu pengetahuan mendekatkan mereka kepada pemahaman akan ciptaan Tuhan.
|
| Kegiatan Penutup | Guru menanyakan kepada siswa tentang pembelajaran yang telah dilakukan dan memberikan penekanan pada hubungan antara ilmu pengetahuan dan iman. Siswa diajak untuk berbagi refleksi mereka secara sukarela. |
| E. Asesmen Pembelajaran | |
|---|---|
| Asesmen Proses | Selama proses pembelajaran, guru mengamati interaksi siswa dalam kelompok, partisipasi dalam diskusi, dan keterlibatan dalam eksperimen. Penilaian dilakukan dengan rubrik yang menilai kolaborasi, komunikasi, dan pemahaman konsep. |
| Asesmen Akhir | Siswa diberikan kuis singkat untuk menguji pemahaman mereka tentang konsep listrik statis. Selain itu, siswa diminta untuk menyusun laporan eksperimen yang mencakup tujuan, metode, hasil, dan refleksi pribadi. |
Mengetahui,
Kepala Madrasah
ARBAIN, S.Ag., M.Pd.I
NIP. 197411152007101001
Banjar, 20 September 2026
Guru Mata Pelajaran
Husnan Lutfi. S.Pd
NIP. 196801292005011003