Cetak 1 RPP Terpilih

*Untuk mode Manual (Kuning), klik teks pada dokumen untuk mengedit sebelum di-print.

KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA
MAN 5 Banjar
jl. Lap. MTQ simpang pipih Aluh-aluh, kec. Aluh aluh besar kab.Banjar , Kalimantan Selatan 70655.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

KURIKULUM BERBASIS CINTA (KBC)

A. Spesifikasi
Satuan PendidikanMAN 5 Banjar
Mata PelajaranMuatan Lokal
Kelas / FaseXII
Tahun Ajaran2026/2027
Alokasi Waktu4 jp 2 x pertemuan
Topik PembelajaranMemandikan dan Mengafani Jenazah
B. Identifikasi
Dimensi Profil LulusanKeimanan dan Ketakwaan, Kewargaan, Kreativitas, Kemandirian, Komunikasi
Topik Panca CintaCinta Allah dan Rasul-Nya, Cinta Ilmu, Cinta Diri dan Sesama Manusia
Materi Integrasi KBCMateri 'Memandikan dan Mengafani Jenazah' mengajarkan siswa tentang pentingnya menghormati orang yang telah meninggal. Dalam konteks ini, nilai 'Cinta Allah dan Rasul-Nya' terintegrasi melalui pemahaman bahwa memandikan dan mengafani jenazah adalah bagian dari ibadah dan penghormatan kepada ciptaan-Nya. 'Cinta Ilmu' tercermin dalam upaya siswa memahami dan mempelajari tata cara yang benar dalam proses ini. Sementara itu, 'Cinta Diri dan Sesama Manusia' diimplementasikan dengan cara siswa menunjukkan empati dan rasa peduli terhadap keluarga yang ditinggalkan serta memahami nilai kemanusiaan. Aktivitas ini juga relevan dalam kehidupan nyata sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan moral yang harus dimiliki setiap individu.
C. Desain Pembelajaran
Tujuan PembelajaranSiswa dapat memahami dan melaksanakan tata cara memandikan dan mengafani jenazah sesuai dengan syariat Islam dan nilai-nilai kemanusiaan.
Model & Metode
Model: Cooperative Learning
D. Pengalaman Belajar
Kegiatan Awal
  • Pembukaan: Siswa diajak berdiskusi tentang pentingnya menghormati jenazah. 2. Tanya jawab: Menggali pengetahuan awal siswa tentang proses memandikan dan mengafani jenazah.
Kegiatan Inti
2. Mengaplikasikan
Fase 1: Pembentukan Kelompok
Siswa dibagi menjadi kelompok kecil (4-5 orang) dan diberikan tugas untuk mendiskusikan pengalaman atau pengetahuan mereka tentang memandikan jenazah. Setiap kelompok mencatat poin-poin penting dari diskusi.
Fase 2: Demonstrasi
Guru melakukan demonstrasi proses memandikan dan mengafani jenazah menggunakan boneka atau simulasi. Siswa mencatat langkah-langkah dan memperhatikan teknik yang digunakan.
Fase 3: Praktik Kelompok
Setiap kelompok melakukan praktik memandikan dan mengafani jenazah secara bergiliran. Setiap siswa berperan dalam proses tersebut, baik sebagai petugas maupun sebagai pengamat yang memberikan umpan balik.
3. Merefleksi
Fase 4: Refleksi
Setelah praktik, siswa berkumpul untuk membahas pengalaman mereka. Setiap kelompok berbagi pendapat tentang tantangan yang dihadapi selama praktik dan bagaimana mereka mengatasi masalah tersebut.
Kegiatan Penutup Guru menekankan kembali pentingnya menghormati jenazah dan nilai-nilai yang terkandung dalam proses tersebut. Siswa diminta untuk menuliskan refleksi pribadi tentang apa yang mereka pelajari dan bagaimana mereka bisa menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
E. Asesmen Pembelajaran
Asesmen ProsesObservasi guru terhadap partisipasi siswa dalam diskusi kelompok dan praktik. Penilaian dilakukan berdasarkan keterlibatan, kerja sama, dan kemampuan siswa dalam mengikuti prosedur yang benar.
Asesmen AkhirSiswa melakukan presentasi kelompok mengenai langkah-langkah memandikan dan mengafani jenazah. Penilaian mencakup pemahaman konsep, kemampuan menjelaskan proses, dan sikap siswa selama kegiatan.

Mengetahui,

Kepala Madrasah

[ Belum Disetujui Kamad ]

ARBAIN, S.Ag., M.Pd.I

NIP. 197411152007101001

Banjar, 21 September 2026

Guru Mata Pelajaran

Khairuddin. S.Ag

NIP. 197108082007011024